Showing posts with label Suara Konsumen. Show all posts
Showing posts with label Suara Konsumen. Show all posts

Sunday, June 5, 2016

Terima Kasih: Gojek

Malam itu saya pulang dari Goethe Haus, Menteng, ke rumah. Saya pesan Gojek dan diterima oleh Bapak Muhamad Yusuf. Mungkin ini pengalaman terbaik saya dengan Gojek.

Saya mengobrol banyak dengan si Bapak selama di perjalanan. Dia cerita pengalaman dia selama bergabung dengan Gojek dan ada satu cerita yang tidak terlupakan. Sewaktu valentine ada seseorang (perempuan) yang mau antar barang ke seseorang yang dia sukai. Perempuan ini bilang kalau jangan diberitahu kalau dia yang kirim (semacam secret admirer). Sampai di lokasi pengantaran, Bapak ini menunggu sekitar satu jam karena si penerima barang tidak menjawab telepon. Satu jam kemudian, si penerima barang muncul. Ternyata dia tidur. Si penerima tidak bertanya asal barang tersebut pada saat itu. Namun beberapa hari kemudian, si penerima barang itu menelepon si Bapak, menanyakan siapa pengirim barang itu.

Saya bilang ke Bapak, ini seperti sinetron. Bapak itu tertawa lalu menjawab, memang iya. Lalu saya tanya, "Bapak suka nonton OK JEK (film yang ada di televisi swasta)?". Bapak itu menjawab, "Iya mbak itu sih dari kisah nyata semua. Saya juga suka nonton".

Ah, si Bapak ini menyenangkan sekali. Ramah, santun di jalan, tertib, dan ketika menurunkan saya di tujuan, Bapak itu bilang, "Terima kasih mbak. Selamat istirahat".

Pelayanan bintang lima dari Bapak Muhamad Yusuf.

Sunday, November 24, 2013

Suara Konsumen: SPBU Shell

sumber : klik disini
Sejak kantor tempat saya bekerja (dahulu) pindah ke Jalan Panjang, motor menjadi andalan saya nomor satu menuju kantor. Mobil sudah sangat tidak mungkin. Apalagi angkutan umum. Banyak alasan. Daripada dibilang banyak alasan. Antisipasi dulu.

Berhubung motor baru, (sebenarnya juga masih motor pinjaman :p) saya mau bensin diisi dari SPBU yang bagus juga. Alasan utama memang bukan karena SPBU-nya yang bagus. Tapi lebih karena pesan orang tua, yang katanya bensinnya murni. Tidak ada campuran.

Di Jakarta, SPBU Shell relatif mudah didapatkan. Masalahnya adalah pelayanan setiap SPBU berbeda. Pelayanan SPBU di daerah Jalan Panjang berbeda dengan di Soepomo. Juga di MT Haryono, dll. Masing-masing punya ciri khas, plus minus. Pernah beberapa kali dicuekin. Ada yang asyik ngobrol sendiri, sesama petugas. Bahkan saya hampir-hampir tidak dilayani kalau saya tidak panggil.

Dari sekian banyak SPBU Shell yang saya datangi, tempat favorit saya ada di MT Haryono (tepatnya sebelum Tebet Green). Sejauh ini memang belum pernah dikecewakan. Petugasnya ramah dan sigap. Yang pasti tidak saya tidak pernah dicuekin :p

Keep up the good work bro!
Jakarta, 23 November 2013.
 
 
Copyright © TITA
Blogger Theme by BloggerThemes Design by Diovo.com